Categories
Daily Journey Religious

Setelah 7 Tahun Berhibernasi dari Menulis

12647549_10153415768418014_2302017790141918239_n

Teringat perkataan kawan baik saya waktu jaman kuliah “Gw ga pernah tuh kaya loe, hidup dan kelakuan gw kayanya  datar aja , ga kaya loe pernah badung banget, terus pernah baik dan alim banget, naik turun grafiknya pasti dinamis banget dan artinya hidup loe itu banyak kisah yang menarik!” 

Lalu saya bilang” ya, ga gitu juga sih, mungkin pas grafiknya turun naik ga beraturan, itu masa-masa hidup gw diwarnai “serangan” hahaha”, “maksud loe ?” kata temen saya “Iya maksud gw kalau grafiknya naik turun ga beraturan gitu jadi kaya grafik kondisi jantung kalau lagi kena serangan jantung hahahha, ga bagus juga kan, perlu ada tindakan biar jantung/hidup gw balik lagi ke sehat/stabil”

Setelah beberapa tahun mengalami kondisi grafik kehidupan yg bagaikan grafik “serangan jantung” di kehidupan saya ini, akhirnya saya memutuskan kembali menulis lagi di blog ini. Mungkin menulis kembali tentang perziarahan saya, khususnya pada waktu yang telah lewat, memampukan saya untuk lebih peka dan mensyukuri setiaNYA penyertaan Tuhan dalam kehidupan saya.

Bagaikan pasien yang survive dari serangan jantung, saya harus dan wajib untuk merubah semua pola pikir, pola hidup, dan banyak-banyak olahraga, Dan kalau ingin sungguh-sungguh fit dan “survive”, maka saya harus KONSISTEN!!! Konsisten dengan niat dan upaya baik untuk tujuan yang baik itu tidak mudah loh, apalagi dalam hal-hal yang terkait dengan vitalitas emotional, spiritual dan jiwa (soul)!!! Beberapa perjalanan mengajarkan saya pentingnya menjaga kemurnian dan kepekaan hati, pentingnya untuk berpikir positive dan terus berpengharapan disaat-saat sulit dan kritis, pentingnya hati yang gembira yang penuh syukur sebagai bensin sekaligus motor penggerak kehidupan kita!!!

 

Saya juga bingung sih dan tidak pernah membayangkan bahwa memelihara kestabilan pola hidup dan kebiasaan baik itu ternyata sulit hahahaha… Mungkin karena saya pernah berada di masa-masa penuh daya, penuh passion, dan semangat yang selalu terbakar untuk selalu memperbaiki diri saya dan memberikan yang terbaik dari saya untuk karya-karya saya… Bahkan ada masanya ketika saya curhat ke teman-teman kalau saya sedang at my lowest point, sedang lemah dan terjatuh, pasti pernyataan mereka “Hah, masa sih beb, kok bisa sih, kayanya engga deh, loe kan selalu semangat dan kuat gitu loh….” atau “Kok Bisa sih loe gitu, kan selama ini loe yang selalu semangat membara dan kayanya loe baik-baik aja, jangan terlalu keraslah sama diri loe!….”

1606954_10152028022778014_140664583_n

Ya………………………………………that’s life! ada kalanya kita semangat banget dan rasanya pengen juga buat orang lain se-semangat kita, se-konsisten kita dalam berupaya baik untuk kebaikan, tapi ternyata dalam perziarahan saya beberapa tahun yang telah lewat dan “baru” akan saya catatkan”kembali” di blog ini, saya (sedang) sampai pada titik “Saya harus berusaha dan bekerja lebih keras untuk memperbaiki dan menempa diri saya!, Karena hanya saya dan Tuhan lah yang paling tahu kebenaran tentang hati saya, dan titik baik dan balik saya. Sayalah yang paling tahu kualitas diri dan nilai-nilai hidup yang saya pegang!”  DAN! “Saya harus terus “membakar” api semangat saya agar terus menyala-nyala sehingga saya selalu dimampukanNYA untuk setia dan selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup, kualitas nilai-nilai kehidupan,  dan kualitas karya-karya saya, Saya tidak boleh lemah dan api semangat saya harus terus membara!!!

Mungkin sama seperti foto diatas yang saya ambil di salah satu wilayah di Kabupaten Kupang, ada masanya jiwa saya bagaikan pohon kering dan bagaikan ladang yang cara membersihkannya dengan membakar ilalangnya, awal-awalnya akan berantakan dan membahayakan, apalagi jika tidak dilakukan dengan hati-hati dan dengan perencanaan pembukaan kebun yang baik, atau samalah seperti gunung vulkanik yang pada awal-awal erupsi terasa menyulitkan dan membahayakan tapi seiring berjalan waktu yang tadinya lahar-lahar dan asap yang membahayakan dapat berubah menjadi material yang menyuburkan tanah di sekitar gunung vulkanik tersebut! Intinya tetaplah setia dan percaya pada proses-proses yang menuntun dan mempersiapkan kita ke arah dan kondisi hidup yang lebih baik dan untuk kebaikan!!! Semua yang diraih dengan instant, hilangnya juga akan instant, dan btw yah harga makanan cepat saji juga lebih murah hahaha(bercanda loh)!!!

Saya juga jadi inget dengan pernyataan bahwa input yang baik maka outputnya pasti baik? Misalkan yang dimaksud disini dengan input adalah bibit/benih tanaman, maka jika awalnya bibitnya ini pun jelek, maka jika benih ini melalui proses penanganan yang baik  agar bisa jadi bibit yang berkualitas dan bersertifikat (apaan sih nih halah) …maka benih/bibit itu bisa menjadi bibit yang baik…..Yah udah bibitnya baiknya, toh tetap harus di rawat kan, ga langsung sebar atau tanam bibit langsung tumbuh tanaman yang hasilnya berkualitas! Jika saya andaikan proses tersebut dengan kehidupan saya, ya walau proses-proses perbaikan bibit dan proses “pengelolaan dan perawatan bibit dan lahan” itu pastinya memakan waktu, usaha, energi dlsb, harus jatuh bangun, harus garuk-garuk aspal dan berdarah-darah (udah yah stop curcolnya, hehehe) tapi harus dilalui loh, dan yang terpenting bagaimana cara kita melaluinya 🙂

Long story short, saya berharap dengan menuliskan kembali niat, menuliskan kembali cerita metamorfosis saya ini dan tahun yang telah berlalu, saya bisa diingatkan untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi input yang baik, input yang berkualitas, mampu menjalani proses-proses perbaikan dan perubahan ke arah yang lebih baik dan hidup yang lebih berkualitas, akan saya jalani proses tersebut dengan sabar, penuh sukacita, dan selalu ingat juga kewajiban saya sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang berakal dan berbudi untuk juga menjaga lingkungan sosial, menjaga lingkungan hidup dengan berkarya ataupun berbagi hal yang baik ke sesama saya, dimulai dari yang terdekat dan dengan kebaikan-kebaikan kecil yang harus saya lakukan lebih sering dan setiap harinya….Ya seperti doa dari mazmur hari ini “Singkirkanlah penghalang Sabda-Mu, cairkanlah hatiku yang beku, dan bimbinglah kami di jalan-Mu”

Selamat Memulai Minggu yang Baru dengan Semangat Baru dan Terbaharukan!!!

“Tetap sehat, semangat dan menjadi berkat bagi sesama yang membutuhkan sahabat!!!”

–Jakarta 04 Maret 2018–

*) Foto-foto di blog ini 99% adalah koleksi pribadi dan saya sendiri yang menjadi photographernya.

*) Foto-foto di tulisan ini diambil ketika saya bertugas di Kabupaten Kupang NTT, tahun 2014.

Categories
Daily Journey Work Life

Curber (Curhat Bersambung)

“Setelah kemarin seharian mengarungi lautan Maluku dgn Speed Boat, dibanting-banting ombak dan melihat indahnya hospitality keramahan masyarakat dipulau Seira-Maluku Tenggara Barat. Pagi ini terbang 2 jam dg Trigana Airlines dari MTB utk berlabuh di Ambon dan beristirahat. What a remarkable mission!thank YOU for giving me opportunity found precious “pearls” in my life!!” on sunday. Taken from my Facebook status

Hi blog lama bow tak bersue…..wuidih blog yang mengunjungi dirimu ada 300an sudah (eits serius ini berdasarkan blog stats and u know what blog….itu angka tidak termasuk penciptamu kalau lagi buka kamu loh.. Wah wah semoga dirimu bisa sedikit berguna bagi yang membacamu….WALAUPUN itu bukan tujuan utama kamu diciptakan, karena sebenarnya kamu itu lebih berguna bagi (PENCIPTAMU – a.k.a Gw)!!!hehehhee……tapi baguslah kalau ternyata kamu (blog –red) bisa berguna untuk lebih banyak orang…biar penciptamu belajar tidak egois dan egosentris toh? Toh…..

Blog kali ini gw mau share indahnya pengalaman travel gw ke Maluku Tenggara Barat (MTB).

“On mission to Maluku Tenggara Barat (Saumlaki). Hope it will be a great mission. Happy day and blessing life. Life is beautiful and never flat!!Gbusat 6:56am via Mobile Web. Taken from my FB status.

Biasa tugas kantor blog, kalau istilah kantor gw “MISSION”. Mission gw kali ini 3 hari aja efektifnya, karena hari ke 4 atau hari Minggu pagi gw udah balik ke based yaitu kota Ambon. Jadi 2 hari waktu untuk negosiasi, koordinasi, dan advokasi dengan Pemkab MTB dan 1 Hari Field Visit untuk identifikasi dan assessment.

Setiap hari dalam Mission gw kali ini pasti berkesan lah…tapi blog yang paling remarkable itu adalah one day trip by Speed Boat to Seira Island. Sampai gw tulis di status FB gw loh, sangking senengnya:

“Setelah kemarin seharian mengarungi lautan dgn Speed Boat,dibanting ombak dan melihat indahnya hospitality keramahan masyarakat dipulau Seira-Maluku Tenggara Barat. Pagi ini terbang 2 jam dg Trigana dari MTB utk berlabuh di Ambon dan beristirahat.What a remarkable mission!thank YOU for giving me opportunity found precious “pearls” in my life!!” on sunday. Taken from my Facebook status

Ini adalah kali kedua gw mengunjungi MTB dengan ibukotanya Saumlaki. Kedatangan kali ini gw datang sendiri, karena biasa gw mission didampingi oleh Mitra Pelaksana Program kami yang biasa kami sebut dengan Implementing Agencies.

Gw datang sendiri blog karena memang khusus ditugaskan untuk melakukan negosiasi untuk penguatan kerjasama dengan Pemkab MTB. Negosiasi ini dilakukan untuk memastikan komitmen sharing budget dan detail bentuk bantuan Pemkab MTB bagi 160 Pemuda dan Pemudi putus sekolah di MTB yang akan kami (diimplementasikan melalui Mitra kami) berikan Pelatihan berstandar kompetensi nasional (SKKNI) untuk Keterampilan Budidaya Rumput Laut dan Kewirausahaan. Mereka juga akan disertifikasi loh di Tempat Uji Kompetensi, jadi kompetensi mereka akan diakui secara otentik dan legal. Pelatihan, Sertifikasi dan Penempatan Kerja yang diberikan ini tujuan akhirnya adalah untuk penciptaan lapangan pekerjaan untuk pemuda/I khususnya di MTB dan pada umumnya di Propinsi Maluku. Tapi khusus untuk Program Integrasi Keterampilan Budidaya Rumput Laut dan Kewirausahaan ini tujuannya adalah mencetak Pengusaha Muda di bidang Budidaya Rumput Laut.

Yah ini hanya sekedar penjelasan singkat latar belakang gw ke MTB. Untuk detail Misi yang kami lakukan please visit: www.ilo.org search Education and Skills Training (EAST) for Youth Employment Project in Indonesia.

Jadi (hahaha kok langsung jadi yah, mane prosesnye….). Ok ok serius nih yah….

Seperti yang gw ceritain diatas blog, bahwa yang paling berkesan bagi gw adalah perjalanan ke Pulau Seira, tepatnya Desa Adaut dan Desa Bwariat. Yup perjalanan ini menjadi berkesan karena dilakukan pada saat seharusnya gw LIBUR (huaahahahha kok jadi CURHAT, ga kok bercande). Iyalah berkesan karena berangkatnya Pagi Bener (utk hari libur yah =) dan gw Ga Mandi!! hia hia hia (serius amat loe!!). Ok ok ok…..Lanjut mang*&……..

Perjalanan itu menjadi salah satu perjalanan yang sangat berkesan karena hanya dalam satu hari gw bisa dapetin banyak hal yang indah blog untuk diri gw. Yup dalam satu hari itu gw bisa menyadari bahwa Tuhan itu SELALU ADA, TUHAN sangat baik dan teramat baik, TUHAN selalu memberikan jalan dan penghiburanNYA bagi orang yang meminta dan yang terpenting gw menemukan MUTIARA KEHIDUPAN bow!!Serius gw

Walaupun awalnya gw sempat malas travel dengan Speed Boat mengarungi lautan karena gw sedang sakit dan malam sebelumnya gw insomia berat (takut tambah masuk angin bow). Udah gitu malam sebelum travel itu Direktur salah satu mitra kami menginformasikan bahwa berdasarkan rekan beliau yang tugas di MTB, Ombak sedang tinggi sepertinya tidak mungkin bisa melakukan perjalanan melalui jalur laut. Jiah bikin parno aja, tapi emang sih bulan lalu ketika gw Mission to MTB, Field Visit terpaksa ditunda karena factor cuaca. Mau bagaimana lagi jalur laut adalah satu satunya akses menuju pulau-pulau tersebut.

Kekhawatiran pasti adalah blog karena selain karena factor yang tersebut diatas mendadak Hari H Bapak A dari Dinas Kelautan dan Perikanan yang selama ini menjadi kontak person gw di Dinas Kelautan dan Perikanan MTB, ternyata tidak bisa menemani gw travel ke Pulau Seira. Jadilah beliau menugaskan 2 orang staffnya yang bertugas sebagai pengemudi Speed Boat dan kru, merekalah yang akhirnya menemani saya. Tapi, jangan bayangkan kalau staffnya tersebut menggenakan pakaian seragam dinas intansi pemerintahan dan berpenampilan PNS pada umumnya lohh…. Mungkin karena mereka terlalu sering di lapangan (a.k.a di Laut) maka mereka jadinya tidak berperawakan seperti PNS. Maaf loh gw hanya berusaha untuk menggambarkan mereka dengan sedikit lebih rinci, karena penampilan mereka yang seperti itu merupakan hasil dari totalitas mereka bekerja. (gw aja sekarang hitam kelam bow……*sigh, curhat* mahal deh biaya perawatan!*!%* hehehe). Tapiii mannn gw salut dengan totalitas and passion mereka dalam bekerja, bayangin aje Sabtu yang seharunya libur mereka (and gw lah pastinya, hihihi tetep mau exist) seharian di tengah lautan dan tau kan Speed Boatnya ga ada atap jadi deh kita berjemur dibawah teriknya matahari, loe jangan bayangin ye speed gw speed-speed ala JAMES BOND yang bisa berbikini atau menikmati White Wine.

Yah mungkin belum terlihat yah totalitas mereka nah gw tambahin nih ceritanye, jadi blog walaupun mereka udah cape dan kerja ketika hari libur, mereka tetap semangat loh waktu disuruh lanjutin lembur sampai malam (beuh bayangin mendingan lanjutan libur ye…ini lanjutin LEMBUR). Saya sudah sampai di Hotel untuk beristirahat dan leyeh leyeh, malam itu mereka masih harus melanjutkan pekerjaan mereka di Kota Saumlaki untuk membeli bensin dan mempersiapkan logistic untuk keberangkatan perjalanan dinas salah satu instansi esok paginya (waktu Gw tlp salah satu awak speed jam 21:00 WIT mereka masih membeli bensin). Wah jangan bayangkan bensin itu tinggal dimasukan kedalam tangki bensin layaknya pengisian bensin mobil. Bensin yang dibeli itu bergalon-galon dan harus dipanggul menuju Speed Boat. Karena mesin Speed boat tersebut mesin 4tak maka harus dicampur juga dengan Oli Mesin.

Ok back to my worries ye….. Yup wajarlah gw punya kekhawatiran, yah bayangin aje loe, gw menuju ke suatu tempat yang sama sekali belum pernah gw lihat, gw bayangin aje ga bisa, disana tidak ada sinyal sama sekali, harus menyeberang dengan Speed Boat selama berjam jam di tengah Lautan dengan orang yang baru aja kita kenal (ada yang gw ga kenal malah). Dengan orang yang kita kenal aja pasti juga ada kekhawatiran….Duh bagaimana kalau terjadi apa – apa (ini kan ditengah lautan), misalnya jika terjadi kecelakaan. Atau….*berlebihan ini terlalu drama versinya*.

Gw juga jadi khawatir campur kesel karena situasinya tidak seperti rencana awal. Bayangin aje awalnya direncanakan berangkat jam 8 supaya terhindar ombak besar yang biasa terjadi di Sore hari, ternyata eh ternyata berangkatnya jadi molor 2 jam.

Awalnya direncanakan penumpangnya hanya gw dan Bapak DKP yang tidak jadi menemani gw itu, jadi gw sewa Speed Boat itu emang khusus untuk tujuan program/kegiatan gw…..ternyata eh ternyata bow sekarang ada 3 orang penumpang baru yang juga mau menuju ke Pulau Seira.Gimana coba bow caranya kalau ada penumpang lain yang punya tujuan and kegiatan beda gitu….takut saling tunggu-tungguan kan? Yah dasar Jawa gw, masih aja terbersit di Hatee “untung saja emang di Adaut tempat yg mau diidentifikasi dan assessment.

TAPI PUJI TUHAN….Sangat PUJI TUHAN……semua rencanaNYA memang selalu indah dan tepat pada waktunya. Mungkin pada waktu itu awalnya gw kesal benjet karena telat hampir 3 jam. Tapi karena keterlambatan tersebut, gw jadi punya waktu untuk bergunjing tepatnya chatting bow (*belum sampai tahap sharing*awal bener deh pkoknyae) dengan para kru Speed Boat dan salah satu penumpang yang bernama Bung Nus. Oiya keterlambatan kami terjadi karena kami harus menunggu 2 staff BRI yang ternyata akan melakukan survey lapangan ke rumah orang tua Bung Nus di Desa Adaut, karena Bokap Bung Nus berencana untuk mengambil KUR (Kredit Usaha Rakyat)di BRI. Awalnya Bung Nus tanya saya mau kemana, dari Instansi apa, dan aslinya dari mana? Saya bilang saya dari ILO perwakilan Maluku, Orang Tua saya dari Jawa tapi saya lahir dan besar di Jakarta (ga pernah mau dibilang orang Jakarta loh gw) Gw mau survey ke Adaut tentang Rumput Laut. Terus Bung Nus tanya di Adaut akan survey siapa, Gw bilang survey Pembudidaya rumput laut terus nanya lagi deh emang gw disana udah janjian dengan siapa? Nah loh bingung kan gw!!Wong, seharusnya yang mengatur jadwal ini adalah Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tapi si Bapak A itu kan tidak jadi ikut.

Terus gw bilang aje “wah saya juga belum tau bung”. Lalu dengan baiknya Bung Nus menawarkan diri, dia bilang “kalau begitu kebetulan sekali, nanti tanya-tanya dan ngobrol dengan ayah saya saja, kebetulan beliau juga pembudidaya rumput dan akan mengambil KUR dari BRI”. Dia juga minta maaf karena jadinya telat banget berangkatnya karena masih nunggu orang BRInya. Terus dalam hati gw bilang “Wah Puji Tuhan banget nih kalau di tempat lain orang-orang malas dan ga punya waktu memberikan informasi, ini malah menawarkan diri”.

Oya selain ada hikmahnya, you know what dengan keterlambatan jadwal keberangkatan tersebut gw jadi bisa main dulu dengan anjing yang entah darimana tiba tiba deketin gw dan duduk selonjoran dengan lucunya (disangka gw temennye kali ye grrrr wrrrowwff woof auuu) !!! Wah terhibur banget loh gw!!

–> akrab banget kan kita hia hiah hia

Akhirnya 2 orang Staff BRI datang juga and kite langsung menuju Speed Boat. Gw tuh emang bukan orang yang pandai memulai suatu perkenalan dan akan terkesan sangat pendiam awalnya (*teppu*). Gw orang yang membutuhkan waktu sejenak sebelum memulai perkenalan, ini gw lakukan untuk mengenali situasi dan kondisi yang ada. Jujur aja awalnya gw hanya kenal dengan Pak Nus, bahkan gw sempat lupa nama kru DKPnye. Fiuh panasnya hari ini terik banget!!!Perjalanan dari Saumlaki menuju Desa Adaut di Pulau Seira memakan waktu sekitar 1,5 jam sampai 2 jam tergantung cuaca dan ombaknya. Selama perjalanan menuju Desa Adaut kita tidak banyak ngobrol yah karena berisik sekali mesin Speed Boat dan sepertinya lebih banyak waktu memperhatikan keselamatan diri sendiri huahahah……

Oye blog aneh deh buat gw yang jarang banget ngelakuin perjalanan lintas lautan, Puji Tuhan ga ada perasaan takut sama sekali waktu udah jalan Speed Boatnye demi mengarungi lautan. Ga takut bow walaupun ombaknya juga besar dan sesekali ombak itu menyiram dan masuk kedalam Speed Boat karena Speed Boat kami memecah ombak itu. Sebetulnya ini bukan pertama kali gw mengarungi lautan Maluku, sebelumnya di Maluku Tengah saya pernah menyebrang dengan Speed Boat yang hanya berpenumpang 2 orang dan Kapal Katinting di Lautan Aru. Hanya saja baru kali ini gw naik Speed Boat model kek gini. Speed Boat yang tidak ada atapnya sehingga terik matahari dan pecahan ombak langsung mengenai kulit kami. Gw sampe dipinjemin Bung Nus penutup kepala seperti Tutup Kepala pada Jas Hujan itu loh. “wah baik sekali dalam hati saya” Bung Nus bilang “pakai ini saja saya tidak apa apa, saya sudah pakai Topi” dan karena ga tau dirinye gw, minjemnye ga tanggungg-tanggung bow sampai selesai perjalanan balik ke Kota Saumlaki lagi hia hia hia…..eits ga lah gwela loh,,ga kok karena Bung Nus sangat baik makanye ketika perjalanan pulang Bung Nus nawarin gw lagi, dia bilang pakai saja topinya lagi. (gwetoh loh, suudon aje sama gw……). Speed kita sempet oleng karena bantingan ombak. Wah buat gw sih waktu itu seru benjet bow kaya di Dufan hahahha…..Jadi tahu kan loe blog kenapa kita semua ga punya banyak waktu bicara? Kita sibuk mempertahankan keselamatan diri kita karena kagak ada Seat Beltnya badan kepontang panting gwetoh deh…untung masih ada life Jacket hehehehhe…….ye udah gitu Life Jacketnya itu loe tau di taro dimana? Di pantatin (sorry ini) alias didudukin karena kan  kursinya cuma papan gitu deh jadi buat gantiin busa gitu deh…..duh gw ga tau juga deh kita belajar SOP keamanan di transportasi laut kaya dimana and gimana?? Sampai bisa Life Jacket buat alas duduk bow….Jadi berasa kita semua udah jago berenang yah bow…mentingin pantat (maaf) biar ga sakit daripada Life Jacketnya dipake.

Terus terus Sampai di Desa Adaut-Pulau Seira kan nih. Nah gw jadi bingung mau kemana ye….and malah akhirnya kami (gw and 2 orang BRI) jadi seperti satu tim rombongan, tapi kita belum saling mengenal dan pastinya beda tujuan visit. Akhirnya kami tiba di rumah pak Odang ayah Bung Nus dan gila ye responsive abis, Pak Odang langsung ambilinkelapa muda bukan hanya itu aje dalam sekejap Istri beliau udah bawain kita teh manis hangat, biscuit, dan petatas goreng (ubi). Doh gw pikir kok kebetulan banget sih semua ini!! Di tempat dan perjalanan ini gw tuh menganalogikannya seperti ini; “Gw itu dengan perasaan ketakutan ga tau mau dibawa kemana (*modal sootooy aje gw*), tau-tau gw didamparin disuatu pulau asing, dengan orang asing, tapi ternyata, tak disangka tak dinyana…..tempat itu Taman Firdaus yang dihuni oleh para MalaikatNYA *tau sih berlebihan tapi coba deh loe jadi gw saat itu*). Kok kebetulan banget Gw ketemu Bung Nus (orang asing) yang sangat baik, Pak Odang dan masyarakat Adaut yang sangat ramah dan melayani kami dengan tulus. (Bisa aja gw ketemu dengan orang yang ga peduli sama gw, dll, buktinya aja malah Bung Nus (sesama penumpang) yang lebih peduli ke Gw daripada staff DKP itu. (Ini bisa dipahami sih wong staff DKPnya juga tugasnya jadi driver&kru eh mendadak dpt instruksi ngurusin program, yah ga nyambung, jadinya diinstruksikan bossnye iye iye aje, yah ga…). Buktinya juga nih ye kalau gw ga berlebihan: Kan gw nih yang mau ngerepotin Keluarga Pak Odang (ayahnya bung Nus) eh malah kok gw yang dilayani dengan sangat baik.

Beuh kalau di Jakarta mau repotin orang tanya-tanya informasi, misalnya penghasilan kita, dsb, dsb jiah paling tahan 30 menit udah diuusir secara halus “aduh mba saya ada meeting lagi nih” . Ini malah gw juga di kasih makan segala, dan guys Desa Mereka itu bukan Desa target yang mau kita berikan bantuan loh….jadi mereka totally tulus.

Fiuh gw ga tau harus berterimakasih pada siapa yah dengan semua KEBETULAN ini?…..tapi selesai perjalanan itu, Gw baru menyadari dan Gw tau tidak ada kebetulan ini semua karena TUHAN Baik dan Peduli sama Gw!!!, soalnye sebelum Mission Gw emang minta doa restu Nyokap n teman-teman. And gw baru inget bow kalau gw sendiri ternyata berdoa meminta untuk terjadi “Tuhan yang pimpin perjalanan ini agar menjadi Great dan Beautiful” ckckck ajaib, gw aja lupa gw doa ini. Goshhhh memang lah TUHAN sangat baik dan teramat baik. Nih ternyata doa-doa gw ada di Status FB:

“Let me have a Loving, Giving ,Brave,& Grateful heart. I do really need it. Please teach me to own those hearts. Lead me the way. YOUR the Best!Thank YOU. at 7:40am via Mobile Web. Taken from my FB status

“On mission to Maluku Tenggara Barat (Saumlaki). Hope it will be a great mission. Happy day and blessing life. Life is beautiful and never flat!!Gbusat 6:56am via Mobile Web. Taken from my FB status.

To be continued ye……..

Categories
Daily Journey Work Life

The Beauty of Moluccas

Almost a year i live in this island. Name of this island is Moluccas (Maluku Province), it takes 4 hours flight from my home town Jakarta (capital city of Indonesia)

I stayed in Ambon capital of Maluku Province,

but frequently travel to outside Ambon (such as West Ceram, Central Maluku, Southeast Maluku, Aru Island, etc) for working purposes :D.   Field Visit at Southeast Maluku, Langgur District 😀

The Famous Duurstede Castle , Saparua Island, Central Maluku

Liang Beach in Central Maluku

West Ceram Island taken from Liang Beach

Joyful Activities are Capture in  Aru Island, Maikoor Island

 

Arafuru Ocean – Aru District

The Land that Rich of Spices&Fisheries Product

Rising Generation : Joyful Youth : Peace Maker : Change Agent : Unity in Diversity

I am so bless working in this beautiful island. God Bless this beautiful island and all the people 😀

Categories
Daily Journey

Memoar of Borneo

Borneo adalah pulau terbesar di Indonesia.Aku pernah bekerja selama 1 tahun di Pulau ini tepatnya di Barat Kalimantan yang beribukota di Kota Pontianak. Aku bertanggung jawab untuk special project yang diimplementasikan di 8 Kabupaten/Kota-Provinsi Kalimantan Barat tersebut. Hal inilah yang mengharuskanku melakukan banyak perjalanan untuk mencapai ke 8 Kabupaten/Kota tersebut (Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sekadau), bahkan tidak hanya sampai di Ibukota Kabupaten saja, tetapi juga sampai dengan kecamatan dan desa. Entah sudah beratus kali kami melakukan perjalanan indah dan bermakna di Pulau ini. Aku sungguh bersyukur menemukan banyak sahabat-sahabat yang akhirnya menjadi keluargaku :), inilah sedikit gambaran tentang West Borneo,please enjoy it 🙂

 Dozen of Boats 

 River Villages

DAMAI= PEACE

 Boat Wash or Car Wash?

Kapuas River and User 🙂

   Road After Forest

Harbor and Bridge of Kapuas 

 

 

Categories
Daily Journey Friendship Friendship Religious

In “L.O.V.E” Conversations

Pancaran Cinta Kasih TuhanMother Theresa from Calcutta

Ya Allah Tuhanku, tolonglah aku menyebarkan keharumanMU kemana saja aku pergi. Penuhilah jiwaku dengan semangat dan hidupMU. Resapilah dan kuasailah seluruh pribadiku sedemikian rupa sehingga seluruh hidupku hanyalah merupakan Pancaran Cinta KasihMU.

Bersinarlah sepenuhnya dalam diriku, berdiamlah dalam diriku sedemikian rupa sehingga setiap jiwa yang berhubungan denganku dapat merasakan kehadiranMU dalam jiwaku. Semoga mereka tidak melihat diriku lagi, melainkan menengadah memandang Engkau sendiri oh Tuhanku!

Tinggalah selalu dalam jiwaku hingga Engkau sendiri yang memancarkan sinarMU melalui diriku, sedemikian rupa sehingga memancarkan sinarMU menerangi sesamaku. Sinar itu, oh Tuhan akan datang seluruhnya daripadaMU, tak satupun miliku, hanya Dikaulah saja yang memancarkan sinarMU menembusiku menerangi sekelilingku.

Biarkan aku memujiMU dengan cara yang paling berkenan di hatiMU dengan membawa sinarMU menerangi orang-orang d lingkunganku. Biarkanlah aku mewartakan diriMU tanpa kata-kata indah, melainkan dengan suri teladanku, dengan pengaruhMU yang lembut menawan hati.

Apapun yang kulakukan semoga menjadi bukti nyata akan kebulatan cinta kasihku kepadaMU saja oh Tuhanku. Amin

Categories
Daily Journey

Temukan Kedamaian Dalam Dirimu

Hari ini kau temukan kedamaian dalam dirimu yang dapat engkau percaya

dengan sepenuh hati karena engkau berada di tempat yang sudah ditentukan,

tetapi jangan pernah melupakan kemungkinan-kemungkinan yang tak terbatas

yang muncul dari imanmu. Gunakan anugerah yang telah engkau terima dan

banyaklah berbuat kasih agar engkau beroleh kepuasan bahwa engkau adalah

anak Allah. Biarkan anugerah ini mengalir dalam tulangmu dan membuat

jiwamu bebas bersenandung, menari dan dihangatkan oleh Matahari yang

selalu ada untuk kita semua.” -anonim-

Categories
Daily Journey

Parasit dan Pilihan

Ketika semua orang akan menegaskan dengan jelas bahwa gw orangnya keras dan bahkan sangat keras, saat ini gw tidak mendebat ataupun mengingkarinya….memang gw keras atau lebih senang gw disebut orang yang punya prinsip dan siap sedia bertanggung jawab terhadap apa yang dipilih, gw melakukan apa yang ingin gw lakukan, bukan karena orang lain ataupun hanya sekedar ingin menyenangkan orang lain tapi hati ini dongkol. Gw selalu melakukan sesuatu karena memang gw ikhlas melakukannya dan yang harus dipahami adalah gw tau dan sudah memikirkan akibat ataupun apa yang akan gw pertanggung jawabkan dari karakter gw ini. Kata Sartre demikian manusia tidak punya hak untuk menangisi nasibnya terlebih itu adalah akibat dari karakter yang dia pilih.

entahlah gw hanya merasa gw kalau gw suka gw akan bilang suka, gw engga suka gw akan bilang engga suka, gw sayang akan gw bilang sayang dan lain sebagainya……intinya setiap orang itu unik,,,,,,gw ingin diterima bukan dengan gw menjadi seperti orang lain ataupun menjadi yang orang lain inginkan……gw ingin diterima sebagaimana adanya gw……

gw tidak perlu menjadi orang lain untuk diterima oleh sahabat gw, kolega kantor, mitra gw ataupun orang terdekat gw…….. gw merasa tidak perlu dicintai sebagai “orang lain” dan buat gw ga ada tuh istilah menjadi yang seperti engkau inginkan…..buat gw cinta itu adalah memberi dan menerima apa adanya……. menerima untuk saling berproses dan bertumbuh bersama dalam dan untuk kebaikan…..

No defenses yah kalau gw juga saat ini bilang bukan berarti gw ga mau merubah kelakuan gw yang sangat gw sadari jauh dari baik itu,,,,no ,,,no,,,, no….nehi ,,,,nehi,,,,nehi… gw pasti belajar dan selalu belajar memperbaiki segala sesuatu yang buruk dari diri gw….hanya saja jangan pernah meminta gw menjadi orang lain ataupun mencintai gw karena kekurangan gw dan jangan pernah complain kalau gw terlihat cerdas memanage kesedihan dan keterpurukan gw, itu bagus bukan???memberikan dan menularkan energi positif supaya kita mampu belajar mengasihi…….karena kadang buat gw beda tipis antara mengasihi dengan mengasihani…..hihihihi……

Katanya kan seperti itu loh kupu kupu yang keluar dari kempompong dalam segala hal kita harus bijaksana jangan sampai niat baik kita malah membuat kupu kupu itu merasa selalu seperti ulat dan tidak memiliki sayap……

Padahal yang kita inginkan bahwa kupu kupu itu harus menyadari bahwa dirinya indah walaupun ia berawal dari ulat didalam kepompong yang sempit gelap dan kecil jalan keluarnya, sehingga kupu-kupu tersebut sulit prosesnya dia untuk keluar menumbuhkan sayapnya…….tapi coba lihat ketika dia selalu diingatkan bahwa dia indah setelah melewati proses tersebut maka dia bisa terbang tinggi dan menjadi mahluk yang cantik…..

Tapi coba kalau kita tolong dia dengan membantu menarik keluar dari kepompong itu dengan cara yang tidak tepat dan benar, maka dia akan tetap menjadi ulat ataupun karena salah caranya menarik keluar dari kepompong kupu-kupu itu sayapnya cacat dan tidak dapat menumbuhkan sayapnya dan terbang tinggi…..

Kita bisa berubah asal kita mau……bukan orang lain yang merubah hidup kita, karakter kita, atau masa depan kita……bahkan kita tidak pernah dapat menyalahkan masa lalu kita yang menyebabkan kita memilih karakter kita saat ini……seperti kedewasaan itu pilihan begitu juga menjadi lebih baik juga pilihan……

Gw belajar untuk dengan rendah hati menerima sentuhannya di hati gw yang keras….air bisa mengikis batu karang……tapi semua itu proses apakah kita punya kerendahan hati untuk mau berubah secara total….gw belajar untuk menjadi baik dengan proses yang luar biasa sulit dan bertahun tahun…..sampai sekarang pun masih tidak baik dan jauh dari baik atapun kebaikan…..karena menjadi baik dan benar itu sulit….tapi pasti bisa!!!!

semoga proses gw menjadi baik ini,,,tidak merepotkan atau merugikan orang sekitar gw….rasanya tidak adil proses-proses gw harus bikin orang lain repot…..semoga selalu tercipta simbiosis mutualisme….kenapa yah rasanya sangat dan harus menyakitkan bagi gw ketika gw menjadi parasit ataupun benalu bagi orang lain?????….

tanyaken….apa???

Categories
Daily Journey Religious

SARAPAN SAHABATku yang Bukan Kebetulan 22072010

“Akulah TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan
dan yang menolong engkau” Yes 44:2

Dear Sahabat,
SEMANGAT PAGI sahabat, semoga kalian selalu sehat dan bahagia yah,,, selalu
bekerja dengan hati yang penuh cinta dan sukacita sehingga kita ini yang luar
biasa cerdas dan berdedikasi terhadap pekerjaan hehehehe benar-benar karyanya
akan selalu indah dan memancarkan cahaya KasihNYa bagi kemanusiaan amin, eitz
tenang boss dimulai dari lingkungan terkecil kok, kita kan ga muluk muluk
euy…..terima kasih banyak yah sahabatku atas semua support dan doa yang kalian
berikan selalu untuk gw hehehe…

“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam setiap
kesukaran” Amsal 17:17 Gw bersyukur banget dan berterima kasih atas
penghiburanNYA yang diberikan melalui kalian…means a lot sahabat gw tau
walaupun kita jauh tapi kita ada didunia ini bukan karena kebetulan, bahkan
persahabatan kita ini sampai dengan email sarapan pagi untuk kita ini pasti
BUKAN KEBETULAN!!!

Silahkan dihabiskan sahabatku sarapan yang sudah disiapkan oleh Russell Kelfer
untuk kita semua, ayo mari kita mulai dengan doa dan ucapan syukur supaya punya
waktu dan bisa habis sarapan ini sehingga sungguh menjadi nutrisi untuk tubuh
kita hehehehe….

“Anda adalah anda karena suatu alasan
Anda adalah bagian dari suatu rencana yang kompleks
Anda adalah suatu rancangan unik yang berharga dan sempurna, Disebut Lelaki atau
Perempuan khusus milik Allah.

Anda bertampang seperti Anda karena suatu alasan.
Allah kita tidak membuat kesalahan, Dia merajut anda menjadi satu didalam
kandungan,
Anda benar benar apa yang ingin DIA ciptakan

Orang tua yang anda miliki adalah orang tua yang DIA pilih,
Dan tidak peduli bagaimana perasaan anda, Mereka dirancang dengan pertimbangan
rencana ALLAH
Dan mereka memikul Meterai Tuhan

Tidak, trauma yang Anda hadapi tidaklah mudah.
Dan Allah menangis karena trauma itu begitu menyakiti Anda;
Tetapi itu diizinkan untuk membentuk HATI anda
Supaya Anda bertumbuh menjadi serupa denganNYA

Anda adalah Anda karena suatu alasan,
Anda telah dibentuk dengan tongkat Tuhan
Anda adalah Anda, kekasih
Karena ada ALLAH!”

Hari KEDUA “Berpikir tentang Tujuan Saya” taken from The Purpose Driven Life
-Rick Warren

Terima kasih sahabat atas waktu kalian….have a blessing day yah semangat dan
sehat terus sukses kerjaannya amin…may Gbu always

With best love and pray

Amadeus

Categories
Daily Journey Religious

Sarapan Sahabat: Kacaunya Hidup dalam Keangkuhan

Wed, July,21st, 2010

“Thanks God for YOUR AMAZING WORKS and GRACES!!!YOU always be A GREAT co-work and SAVIOUR….always teach me yah How to be grateful hehehe…once again thank YOU” -9reat9-

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan”. Rom8:28

Dear Sahabat,

SEMANGAT PAGI yah, yuk yuk teng teng teng teng teng…senam dulu kita!!! Guyz gila loh kangen banget gw menyiapkan sarapan untuk kalian tercinta (haiyahhh) hehehe yuk mari silahkan dihabiskan yah sarapannya,,,oiye,,, mari kita awali dengan bersyukur atas semuanya dan berdoa mohon Roh Kudus mengajar kita untuk berdoa dengan cinta dan kerendahan hati kita amin……silahkan dinikmati dan dihabiskan sarapannya yah….

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan”. Rom8:28.

Ayat ini sangat memberikan gw motivasi agar gw dapat semakin rendah hati dan legowo untuk mengijinkanNYA sang Pencipta gw untuk menyertai setiap langkah gw dan meminta bantuanNYA dalam berdoa, mengucap syukur, dan bersukacita.

Guys buat seseorang brengsek seperti gw yang bebal, tinggi hati, dan selalu mengeluh tentang hidup (yah karena ga pernah bisa mensyukuri atau merasa puas ini) susah loh untuk berdoa dan mendengarkan suaraNYA…loe tau kenapa karena gw ini sangat angkuh dan merasa kuat sehingga tidak membutuhkan DIA dalam kehidupan gw…..gw bahkan sangat-sangat menjadi lupa diri disaat masa KEJAYAAN DAN KEEMASAN gw untuk bersyukur padaNYA…..gw lupa man….bahwa pada saat jaya, senang, dan sukses itu juga UJIAN buat gw!!! Gw lupa man bahwa sebenarnya kelemahan gw adalah menghadapi atau menyelesaikan semua soal ujian ketika di masa emas, jaya, dan sukses itu……..gw selalu menolak DIA datang dalam hati gw, wuidih man gw udah sukses ngapain DIA ikut ikut…..wuidih lupa gw sama PENCIPTA GW!!! Lupa gw kalau DIA sangat CINTA dan memperhatikan gw dan buat DIA seluruh aktifitas dan kondisi gw apapun menjadi penting buatNYA…..

Yah itulah gw manusia sombong yang keras hati dan suka menjadi tuli terutama ketika kesuksesan selalu diraih……ketika jiwa dan hati ini menjadi kering, tandus, dan kosong wah berusaha cari cari kambing hitam, putih, coklat, dan lain lain deh….cari cari alasan atau penghiburan yang sesaat bagi diri gw…..berdoa hanya sekedar rutinitas, bersyukur juga Cuma yah biar ga dianggap sombong simbolisme aja….KACAUNYA hidup dalam keangkuhan yah…..TAPI GUYS Pencipta dan PENYELAMAT HIDUP kita itu LUAR BIASA CINTA SAMA KITA!!!! KASIH DAN PENGAMPUNANNYA itu loh…..yang kita perlukan hanya dengan rendah hati meminta bantuanNYA untuk melembutkan hati agar kita mampu berdoa, atau setidakNYA meminta ROHNYA membantu kita dalam kelemahan-kelemahan kita….Guyz buat apa sih kesuksesan dan kejayaan duniawi ataupun jasmani kalau Hati dan jiwa ini tidak dipenuhi Sukacita, Cinta, ataupun Damai SejahteraNYA yang begitu luar biasa untuk kita….. ok deh thanks loh for your time guyz …. Ok deh TETAP SEMANGAT yah HAVE A BLESSING DAYS!!! ?GBU all

“Thanks God for YOUR AMAZING WORKS and GRACES!!!YOU always be A GREAT co-work and SAVIOUR….always teach me yah How to be grateful hehehe…once again thank YOU” -9reat9-

With best love and pray

Amadeus

Categories
Daily Journey

Personal Reflection on Weekend 170710

“aku ada, masih ada dan selau ada

“Terima Kasih Tuhan untuk  Penghiburan dan Sukacita yg selalu KAU beri.

Ajar dan bantulah aku menjadi manusia yang baik selalu mengisi hati dengan Cinta&Rasa Syukur atas smua hal yang boleh aku alami.

Ajarku memiliki keyakinan bahwa smua baik adanya dan pasti akan indah sesuai RencanaMu.

Proses emas diuji dalam api memang tidak mudah dan menyakitkan tapi aku yakin dengan Kasih dan PengampunanMu aku KAU mampukan Amin.

Have a blessing day and life sahabat. May God Bless Us.

-My early morning personal reflection-