Categories
Uncategorized

Kita mulai (lagi) dari satu…

Kenapa selalu mulai dari nol sih? Kenapa back at 1….

Karena ibaratnya nih yah, kita latian alat musik kan yah….pasti kalau mau jago, banyak latian kan yah….dan selalu akan diulang dari awal lagi…sampai bisa,bahkan sampai menyatu ke kalbu…. udah mainnya pake “soul”……..Soul dalam setiap permainan musik, buat saya itu yang membedakan para pemain musik yang satu dengan yang lain…

Boleh lulus dari sekolah musik yang sama, tapi ya itu tadi soul itu yang membedakannya…. dan kalau permainan musik kita udah terbiasa kita mainkan dengan cinta yang ada di jiwa…..kita sendiri sebagai pemusik akan merasa puas kalau kita bisa main musik dengan jiwa dan cinta kita…. Hem gimana yah…walau mungkin para penonton merasa pemusiknya jago, tapi bagi pemusik sendiri ada ketidakpuasan ketika dalam permainannya ga  diisi dengan jiwa tadi….

Nah itu semua butuh yang namanya latihan dan kepekaan untuk melatih insting bermain musik kita….Begitu juga untuk memiliki kebiasaan yang baik atau ingin melakukan perubahan dalam hidup kita…..harus disiplin…..harus rajin latihan…jangan curangi diri sendiri…… dan tetap semangat untuk mulai dari nol atau back at 1 ….

Yang harus selalu kita ingin dalam proses perubahan tersebut penting juga hati kita gembira yah…..jadi walaupun hindari merayakan kemenangan yang terlalu cepat, tapi kita harus selalu bersyukur atas perkembangan-perkembangan kecil juga yang kita capai…..Meminta pertolongan dan bantuan orang lain juga jangan sungkan….kita manusia mahluk sosial, kita saling membutuhkan satu sama lain…dan fellowship atau komunitas itu adalah salah satu jeruji roda yang membuat roda kehidupan kita tetap balance……

Dan kerendahan hati serta kepekaan hati itu menjadi sesuatu yang penting dalam proses perubahan diri kita….mendengarkan pendapatan orang lain, peka terhadap kesulitan dan kebutuhan orang lain, bahagia dengan kebahagiaan orang lain, dan bersedih dengan kesedihan orang lain…..

Bersyukur dan bersukacita itu sangat penting, dan beberapa hari ini saya menemukan apa yang juga hilang dari hidup saya….. saya lupa bersyukur padaNYA dengan kesungguhan, iya sungguh-sungguh bersyukur bukan hanya dimulut saja, tapi hati yang sungguh penuh kerelaan dan kesadaran untuk bersyukur…. Bersyukur atas setianya DIA yang selalu ADA&NYATA untuk menopang, menolong, dan menemani aku…Maksudku, ini semua tentang kualitas dan makna dari bersyukur…. bukan sekedar “check list” “apakah pagi ini aku sudah berdoa dan mengucap syukur, tapi kesungguhan dan antusiasme dalam bersyukur sungguh ada dalam setiap ucapan dan tindakan syukur kita….

Dan kepekaan hati kita untuk bersyukur dengan kesungguhan dan kesadaran penuh membuat hidup kita semakin “penuh”, utuh dan damai….Penuh semangat, sukacita dan antusiasme dalam melakukan hal-hal yang baik dan kebaikan kepada sesama… Hal bersyukur ini juga masih terkait dengan Renungan yang diawali dengan kalimat

“Tuhan Mampu melakukan jauh lebih banyak dari yang pernah kita minta atau mimpikan – jauh melebihi  doa, keinginan, pemikiran, atau harapan kita”

Tersadar manusia itu nothing tapi Tuhan yang membuat manusia can do everything , Tuhan yang selalu membuat manusia menjadi berharga dan indah…yang sangat membuatku menangis bahagia sekaligus menyesali bahwa selama ini kegalauan yang aku rasakan, salah satunya karena aku kurang bersyukur dan kurang peka menyadari kehadiranNYA. Tuhan yang selalu setia ada disisiku dan aku sibuk memfokuskan diriku untuk mencari perhatian dan pelarian dari sesuatu yang fana… Manusia mudah sekali lupa….kadang lupa juga semua yang boleh terjadi dihidup kita, semua yang kita miliki adalah punya DIA!!! kapanpun bisa diambilNYA atau ditambahkanNYA…hey JANGAN KHAWATIR!!! inget kan tulisan sebelum…caranya kita tidak khawatir bagaimana? lakukan hal yang baik dan benar dulu…..Yakin dan percaya padaNYA…serahkan semua kekhawatirmu padaNYA…manusia berdoa serta bekerja keras Tuhan yang akan melakukan sisanya yang manusia tidak dapat lakukan!!!

Hidup dengan tujuan adalah jalan menuju damai sejahtera

“Kedalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia. Tetapi aku percaya kepada Tuhan, aku akan bersorak sorai dan bersukacita karena kasih setia-Mu.Mzm 31:3-4.6.7.8

Mari kita tutup dengan nyanyian yang sungguh menggerakan saya untuk bersyukur, begini liriknya

“Kubersyukur Tuhan untuk Kasih SetiaMU didalam hidupku, Tak ada lembah kelam yang tak kulewati tanpa hadirMU, hatiku takan gentar sebab aku tau tanganMU yang menopangku . Kaulah Tuhan hanya kupercaya, Kaulah Tuhan  harapan hidupku

Pertanyaan untuk kita renungkan bersama….

Apakah yang engkau lakukan atas pemberianKU, apa yang Anda lakukan dengan kehidupan anda? semua karunia, talenta kesempatan , digunakan untuk Tujuan yang Tuhan berikan untuk Anda

1979851_10152120488028014_4993344136972020556_n