Categories
Uncategorized

Baby Steps

cropped-10374027_10152147266973014_2355890157860326605_n

Baby steps… belajar lagi untuk  berkomitmen mensyukuri hidup dan melakukan hal-hal yang baik untuk kebaikan. Beberapa minggu ini saya dalam phase garuk-garuk aspal, lagi  belajar (lagi) untuk melakukan langkah-langkah perubahan  besar dalam hidup saya dimulai dari baby steps dan hal-hal sederhana…. Perubahan dari semua sisi hidup saya, termasuk “membuang sampah pada tempatnya”, hal-hal yang ga penting dan cuman jadi sampah dibuang SEGERA!!!

Jangan tanya, betapa beratnya memulainya (lagi), hayo kenapa selalu ada kata lagi? KARENA memang sebenarnya PERNAH saya lakukan, namun beberapa tahun ini entahlah bagaikan kehilangan arah tujuan, tenggelam dalam rutinitas,  lagi gelap aja kemarin itu (kemarinnya orang jawa yah) hahahhaaa……

Akhirnya waktu pencerahan yang dinantikan itu datang, bagaikan matahari  yang mulai terbit di ufuk timur hati, perlahan tapi pasti menyinari sekaligus menghangatkan diri ini, saatnya kita mulai , …. nurani berkata mulai aja dulu ga usah sempurna, ya kalau gagal mulai lagi, jangan patah semangat ayo mulai lagi….KAMU BISA (as always…)

Hati nurani dan semesta selalu memberikan saya semangat untuk memulai kembali hal-hal baik seperti disiplin mengelola diri dan waktu sampai menjaga kualitas silahturahmi dan hubungan dengan para handai taulan…. Katanya “Sudah lama kamu tenggelam dan berendam, nanti lumutan!!!, saatnya kamu muncul di permukaan, nikmati sinar matahari, buka mata&hati kamu, rasakan indah dan hangatnya alam, alam semesta yang selalu menantikan kamu untuk muncul kembali…..

Ternyata selama ini saya tenggelam dalam rasa, pikiran dan kenyamanan saya ( yang engga nyaman juga) ….saya sulit sekali melihat dan merasakan bahwa begitu banyak keindahan dan kebaikan yang diberikan semesta untuk saya…. Semesta yang selalu mencintai saya dengan tulus, yang selalu menantikan saya untuk kembali bersamanya dan menikmati indahnya senja….

Saya selalu bertanya kepadanya ” kenapa ga ingatkan dan hentikan saya untuk berhenti melakukan hal bodoh? ” dia akan selalu menjawab ” karena aku mau kamu belajar”, dan selalu terjadi argumentasi yang berakhir dengan “kenapa sih  mesti complex dan complicated banget, simple aja lah kalau aku salah dan bodoh, kamu bilang dong….belajar apa? aku capek belajar tapi ga pinter-pinter”

Lalu seperti biasa yah , semesta dengan bijaknya akan bilang ” kamu itu sudah pintar dan terlalu logis, jadi sekarang waktunya kamu belajar tentang hidup, DAN!! kalau kamu belajar tentang kehidupan maka kamu akan semakin bijaksana dan kuat…” Ya mungkin akan selalu ada kesalahan yang sama yang kamu lakukan… atau akan ada orang yang salah yang memanfaatkan kelemahan dan kebaikan kamu… tapi akhirnya kamu menjadi lebih peka, lebih kuat, lebih bijak dan lebih tulus lagi kan? tulus dalam mencintai dan memberikan yang terbaik dari diri kamu dengan ikhlas…. kamu sadar ga, semua situasi yang kamu alami membuat kamu terlatih untuk selalu memilih menjadi orang baik walau yaaaaa selalu muncul sarkastiknya kamu….tapi masih bisa dimaklumi kok…. Dan selalu kan terjadi latihan-latihan untuk mendengarkan dan berdiskusi dengan hati nurani kamu?

Kali ini Aku menatap semesta dengan hatiku…..Gilak yah dia yang selalu berhasil menampar aku dengan kata-katanya yang selalu manis didengar tapi TAJAM!!! Sebelum aku tenggelam dalam kekagumanku padanya, dia sudah menghardikku….”Kamu itu lemah dan hati kamu sangat rapuh….setiap kali ada masalah dengan hati kamu, kamu memilih tenggelam atau mencari pelarian yang akhirnya cuman nyakitin diri kamu sendiri….. ga ada sama sekali faedah dan manfaatnya buat kamu, engga juga bantu selesaikan masalah dan kesedihan kamu…..

Dalam hati aku mengamini yang ia katakan…. aku rapuh… dan jika ini cara untuk membuatku menjadi lebih kuat dan bijak, maka aku memilih untuk menjalani dan menghadapinya,  tanpa banyak bertanya lagi… aku bersyukur memilikinya, ia selalu mengingatkan aku untuk membagikan energi cintaku, ia yang selalu membantuku untuk membagikan cahayaku bagi sekitarku (walau aku merasa redup) , ia yang selalu mengingatkan aku bahwa aku berharga, Tuhan mencintai kamu… buka mata hati kamu dan lihatlah malaikat yang dikirimkanNYA  hanya untuk terus mencintai dan menjagai  kamu…….

Kubiarkan jejak langkahku dihapus oleh deburan ombak…hangatnya pasir dan buih-buih air laut itu menyapu semua kesedihan dan kemarahanku…. langit jingga dan senjaku yang kunantikan datang dan keindahannya menyadarkan aku betapa aku masih merindukannya…. Dulu aku merasa aku yang selalu menantikan keindahan dan membutuhkan kehangatannya, sore ini dia menyadarkan aku ternyata aku salah, kami saling menantikan dan membutuhkan…

Natsepa Beach

 

 

 

By 9reat9

Love writer and hunter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s